il Gran Duetto - Ronde 1 - The Nine Tower Challange
Di jeda antar semesta, IRSS Chekov melayang. Sekumpulan boneka beruang setinggi 150 cm melayani tamu dari IRSS Chekov. Beruang beruang itu menyediakan makanan, minuman, bahkan ada lima beruang memainkan musik jazz di pojok ruangan.
Carol dan Clive berdiri di atas panggung.
Carol, gadis lima belas tahun berambut karamel tersenyum penuh percaya diri, buku bertuliskan, “Bagaimana berbicara di depan publik,” terlihat di tangannya. Sementara itu Clive, gadis sepuluh tahun mengenakan baju musim dingin, terus menyenggoli Carol agar segera memulai pembukaan acara ini.
“Oke, aku akan mulai!” Carol membalas, “Halo semuanya, namaku Carol. Dan nona ini adalah Clive. Admiral dari kapal antar semesta ini. Kami...menculik...ehem, membawa kalian ke sini dengan satu tujuan: Bertarunglah!”
Seorang kakek tiba-tiba berdiri, “Hei, nona. Aku tahu kau lebih kuat dari wujudmu. Namun kau tidak bisa membawa kami dari berbagai tempat lalu menyuruh kami bertarung begitu saja.”
namun, Gadis di sisinya menyeringai, “Lho? Aku malah senang saja bisa menghadapi orang-orang di sini.”
Carol tertawa, “Kau benar, Peter Gummy. Kami tidak bisa memaksa kalian bertarung begitu saja. Karena itulah kami sudah menyiapkan hadiah yang pantas:;Sebuah permintaan. Kalau kau dan cucumu, kalau semua yang ada di sini berhasil menang dalam turnamen ini, maka kalian berdua mendapatkan satu permintaan. Dua orang menang bersama partnernya, Satu permintaan.”
“Apa kau bisa membuktikan perkataanmu itu?” seorang perempuan berambut hitam keriting bertanya, “Satu permintaan itu hal yang besar. Seberapa jauh kau bisa menuruti permintaan kami?”
Clive tiba tiba menjentikkan jarinya. Seluruh boneka beruang disekitar mereka tiba-tiba berubah menjadi beruang sungguhan. Dengan satu tepukan, Beruang itu menyerang orang yang ada di ruangan. Enam belas orang di ruangan itu berusaha bertahan, namun elemen kejutan serta besarnya kekuatan beruang itu membuat mereka terbantai dengan cepat.
Dari enam belas orang peserta, delapan dicabik begitu saja.
Namun belum sempat yang selamat melakukan apa-apa, Carol kembali menepukkan tangannya dan seperti mimpi, jenazah orang-orang yang dicabik beruang kembali ke kondisi sedia kala, sehat walafiat. Tak ada luka, tak ada darah. Hanya beruang-beruang di sekitar mereka yang masih menggeram yang mengingatkan bahwa kejadian tadi bukanlah mimpi.
“Tentu saja ada permintaan yang tidak bisa kami kabulkan,” Carol melanjutkan, “Kedamaian dunia? Tidak mungkin. Namun membangkitkan orang tersayang sampai mendapatkan cinta dari orang yang kalian suka? Kami bisa melakukannya. Dan ingat, Hidup mati ada di tangan kami.”
“Mana yang kalian ingin coba? Melawan kami berdua atau melawan orang yang kami tunjuk?” Clive bertanya, suaranya ceria.
Ruangan hening, tak ada suara. Clive dan Carol kemudian mengangguk puas. Beruang galak di sekitar mereka kemudian kembali menjadi boneka beruang setelah Clive menjentikkan jari mereka.
“Turnamen pertarungan ini ada satu hal yang berbeda: Kalian bertarung sebagai dua orang, kalian akan menang sebagai dua orang,” Carol kemudian menekan sebuah remot di tangannya dan sebuah layar besar turun dari langit-langit, “Kami tak perduli kalau kalian harus mengikat yang lebih lemah supaya ia tidak terluka atau bekerja sama menyelesaikan misi dari kami. Selama misi selesai dan dua orang berhasil selamat, kalian menang.”
“Dan ini dia misi kalian,” Clive menepukkan tangannya dan kemudian tulisan besar muncul di layar.
Ronde 1 – Nine Towers Challange
Rules Untuk Karakter
Nine Tower Arena adalah Sebuah arena berbentuk persegi empat dengan sembilan menara setinggi sepuluh meter berjejer. Setiap menara memiliki satu dari tiga elemen berikut: api, es atau listrik (pada peta, ditunjukkan dalam bentuk kotak putih) dengan batu besar setinggi tiga meter di antara setiap menara. Jarak antar tiap menara dari kiri ke kanan adalah lima meter, sementara jarak dari baris menara awal, tengah dan akhir adalah sepuluh meter. Setiap menara mampu menembakkan elemen dalam radius lima meter. Baru diantara menara bisa dihancurkan, namun menara tidak bisa dihancurkan.
Kedua pasangan akan mulai dari dari 'Start Line' dan Pasangan yang mencapai altar harta karun (lingkaran merah di peta) pertama kali adalah pemenangnya.
Catatan penting : baris kedua di peta memiliki efek halusinogen. Ketika pasangan sampai di titik ini, wujud dan suara partnernya akan berubah menjadi wujud dan suara lawan. Ilusi akan bertahan hingga ada pemenang.
Rules Untuk Penulis
- Maksimal jumlah kata untuk ronde satu adalah 4000 kata.
- Penulis diharapkan menulis skenario di mana dua karakter kalian memulai dari garis start dan berhasil menang dengan menyentuh altar merah.
- Membunuh karakter lawan diperbolehkan. Seperti yang ditunjukkan sebelumnya, Clive mampu membangkitkan peserta yang gugur.
- Dalam cerita, pertandingan memiliki time limit sebanyak 120 menit.
- Batas pengumpulan Babak 1 adalah Rabu, 14 Juli 2021, pukul 08.00 pagi.
- Kirim naskah ronde satu ke: battleofrealms.id@gmail.com dengan subject : [Nama karakter a/Nama karakter B] Ronde 1 – Judul cerita.
- Pemenang ditentukan oleh voting pembaca dengan ketentuan voting ada di bawah.
Rules Untuk Penilai
- Cerita sudah bisa divote sejak resmi dipos oleh admin di situs dan halaman facebook. Di harapkan penilai hanya meninggalkan komentar dan votenya di post facebook.
- Batas akhir vote adalah 17 Juli 2021, pukul 08.00 pagi
- Penilai hanya perlu memberi vote siapa yang dianggap lebih unggul ceritanya. Misalkan: pertarungan antara A vs B, penilai lebih suka cerita A, tinggal vote A di kolom komentar.
- Penilai wajib memberikan penjelasan mengenai keputusan vote mereka.
- Penilai cerita boleh sesama kontestan atau sekedar pembaca umum. Tapi para kontestan tidak bisa memberi vote untuk duelnya sendiri. (Misal: dalam pertarungan Usri/Yusra VS Mein/Liebe, Penulis Usrin/Yusra tidak diperbolehkan memberikan vote ke entrynya sendiri. Begitu pula penulis Mein/Liebe).
- Sesama kontestan WAJIB memberikan vote pada kontestan lain kecuali ke entry dia sendiri dan lawannya.
-Juri akan memberi vote, terutama kalau jumlah komentarnya tergolong sedikit.
-Bolehkah musuh yang sedang dihadapi memberi komentar? Boleh saja, tapi tidak usah memberi vote.
Comments
Post a Comment